Showing posts with label cerita islami. Show all posts
Showing posts with label cerita islami. Show all posts
0

check Tere Liye out ...

Haaaai teman teman semuanyaa..

Kali ini saya ingin mengenalkan kepada kalian mengenai seorang penulis novel yang sangaat kereen *menurut saya* hehhe. Tapi yakin deeh, insyaAllah, selera saya ga jelek-jelek amaat kok   Oke, namanya adalah Tere Liye *nama pena*. Iya, Beliau sudah menulis kurang lebih 11 novel, yaitu :

1. Pukat (Penerbit Republika, 2010) 
2. Burlian (Penerbit Republika, 2009) 
3. Hafalan Shalat Delisa (Republika, 2005) 
4. Moga Bunda Disayang Allah (Republika, 2007) 
5. Bidadari-Bidadari Surga (Republika, 2008) 
6. The Gogons Series: James & Incridible Incidents (Gramedia Pustaka Umum, 2006) 
7. Sang Penandai (Serambi, 2007) 
8. Rembulan Tenggelam Di Wajahmu (Grafindo, 2006; Republika 2009) 
9. Mimpi-Mimpi Si Patah Hati (AddPrint, 2005) 
10. Cintaku Antara Jakarta & Kuala Lumpur (AddPrint, 2006) 
11. Senja Bersama Rosie (Grafindo, 2008)






Semua novel tersebut memiliki cerita yang unik. Cara bercerita Tere Liye juga sangat khas. Unsur yang paling diutamakan Tere Liye dalam novelnya adalah pengetahuan, moral, dan agama. Oleh karena itu teman-teman, novel karangan Tere Liye selalu menyentuh hati saya. Jalan cerita, kata-kata, dan peristiwa dalam novelnya bagai sebuah dakwah, ceramah, siraman rohani untuk pembacanya. Membuat kita berinstropeksi pada diri kita sendiri. Awalnya, saat pertama kali membaca novel Tere Liye, yaitu Hafalan Shalat Delisa, saya tidak pernah berpikir ataupun menduga untuk terpikat ke dalam ceritanya. Namuun, saya salah besar, baru ¼ halaman saya membacanya, novel tersebut benar-benar luar biasa. Mengapa luar biasaa?? Heem, menurut saya, banyak buku, novel, ataupun cerpen yang berisi tentang dakwah atau agama Islam. Namun, penyampaian Tere Liye dalam novelnya benar-benar sebuah hal yang baru. Itu yang membuat LUAR BIASA   huaah. Daripada saya banyak cakap disini, mending teman-teman silahkan kunjungi saja Beliau lebih lanjut di sini :



atau add Facebook-nya di Darwis Tere Liye dan buku2 TERE-LIYE (online bookstore). Info buku-buku yang sudah diterbitkan, data diri, sinopsis novel-novelnya atau cerita bersambung yang dibuat beliau ada semua disini.

Silahkan mencoba ya teman-teman, insyaAllah bermanfaat untuk kita semua … Karena membaca adalah Jendela DUNIA   

PS : Bagi yang ingin membaca novelnya Tere Liye, Inyeem punya 3 (Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin, Pukat, dan Aku, Kau, dan Kota Kita). Silahkan hubungi Inyeem di XII IA6 yaa bagi yang berminat  
0

Seindah Mutiara dalam Kisah

Lagi pengen ngenalin buku pada kalian semua. “Penulis” suka banget dengan buku ini, meskipun bukunya itu kecil mungil (ukurannya berkisar 15cmx10cm) dan sampul buku berwarna hitam legam, tetapi isi bacaan yang ada didalamnya benar – benar. . . . . . . . . . . .aaaaaaa~ bikin hati seneng. Pokoknya bisa ngilangin kegundahan dan kegelisahan. Judul bukunya adalah “Seindah Mutiara dalam Kisah”


Buku ini berisikan kisah – kisah orang bijak masa lali dimana setiap untaian hikmahnya dapat kita jadikan sebagai pelajaran. Jadi dalam buku ini ada beberapa cerita pendek (cerpen) teladan yang dikumpulkan oleh MB. Tamam.  Salah satu cerpen yang terdapat dalam buku “Seindah Mutiara dalam Kisah” adalah:

PERMOHONAN SI MISKIN DAN SI KAYA

Nabi Musa a.s memiliki umat yang jumlahnya sangat banyak dan umur mereka sangat panjang – panjang. Mereka ada yang kaya dan ada juga yang miskin. Suatu ketika ada seorang yang miskin menemui Nabi Musa a.s seraya berkata,”Ya Nabiyullah, tolonglah sampaikan permohonanku pada Allah SWT agar aku dijadikan orang yang kaya raya.” Nabi Musa a.s menjawab,”Wahai saudaraku, banyak – banyaklah bersyukur pada Allah SWT.” Si miskin tadi merasa kesal atas jawaban Nabi Musa a.s dan berkata,”Bagaimana saya harus bersyukur? Makan saja jarang, pakaian pun hanya satu lembar ini.” Lalu pergi meninggalkan Nabi Musa a.s. Kemudian datang seorang yang kaya kepada Nabi Musa a.s dan berkata,”Wahai Nabi Musa a.s tolonglah sampaikan permohonanku pada Allah SWT agar aku dijadikan orang yang miskin. Terkadang aku juga mengalami gangguan dengan harta – hartku ini.” Nabi Musa a.s menjawab,”Wahai saudaraku, banyak – banyaklah bersyukur pada Allah SWT.” Si kaya menjawab,”Bagaimana aku tidak bersyukur pada Allah SWT? Allah SWT telah memberiku sepasang mata untuk melihat, sepasang telinga untuk mendengar, tangan untuk bekerja dan kaki untuk berjalan, bagaimana mungkin aku tidak mensyukurinya?”. Kemudian si kaya pulang. Allah SWT semakin menambah rezeki bagi si kayak arena dia selalu mensyukuri apa yang telah diperolehnya. Sedangkan bagi si miskin tidak mendapat apa – apa. Allah SWT hanya menambah kemiskinan yang dia alami karena dia tidak mau bersyukur pada Allah.
Back to Top